Posisi?
Sudah siap? Semua? Apalagi yang kurang?
Kurang teman.
hah? Kenapa begitu rupanya? kemarin-kemarin banyak
memang masih banyak. Buat yang satu ini kurang, bahkan perlahan menghilang.
Kenapa begitu rupanya?
Mendadak menjadi alien. Saya juga rasa-rasanya ingin mencoba seperti apa yang mereka kerjakan.
Argghh. Sudah niat kau rupanya.
mau apa lagi. Demi sebuah rencana. Rencana yang kita sama-sama tahu.
Yah sudahlah, lepaskan dulu semuanya baru kita bisa melakukan segalanya.
Sedikit berucap
- Mitch Albom
Monday, February 11, 2013
Do you wanna join to my plan?
Diposkan oleh ndus di 5:22 PM 0 komentar
Friday, January 25, 2013
Let's walk. Soon
Saya rindu berjalan di tengah hutan, naik turun batu-batu besar dan berdiri diatas bukit yang tinggi serta memandang jauh kebawah sana. Sudah, saya hanya rindu gunung saat ini. Titik
Diposkan oleh ndus di 12:00 PM 0 komentar
Monday, January 7, 2013
Kalut ?
Apa yang akan segera kau lakukan jika ternyata yang selama ini kau rencanakan dan impikan tidak akan pernah membuahkan sebuah kemenangan dalam dirimu.
Apakah ini menjadi pertanda bahwa kau akan membuat rencana lain atau "bunuh diri" saja dengan melompat sambil menghela nafas dan bergumam "baiklah, saya menyerah"?
Tahun lalu sudah lewat, Saya pikir Anda telah melewatinya dengan sangat luar biasa. Tahun yang baru telah lewat 7 hari. Angin dan hujan datang menyambut dengan begitu "rame"nya. 3 pasang calon penguasa daerah rame-rame bersumpah serapah. Rakyat pun lagi "rame-rame" nya melawan banjir dan yang miskin menambahkannya dengan "rame-rame" berteriak minta tolong akan semakin terpinggirkannya mereka. Hahh, bahkan si hitam yang baik dan si putih yang jahat yang sedang berada dalam diri tidak mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang timbul. Bahkan ikut ambil bagian dalam menekan. Hahh, untuk apa semua ini? bahkan tulisan ini juga untuk apa. Saya tidak tahu.
Diposkan oleh ndus di 9:00 AM 0 komentar
Saturday, December 8, 2012
Bruks?
Akhir-akhir ini pertanyaan-pertanyaan itu sudah mulai muncul di kepala. Apa guna semua ini? apakah ini benar-benar muncul dari dalam. Rasa peduli yang benar-benar ada. Apa benar? Lalu saya kembali datang ke rumah mereka dan kembali berbincang-bincang, mendengar keluhan, memandangi setiap sudut tempat tinggal mereka, dapur, kamar tidur yang sekalian juga berfungsi sebagai ruang tamu. Mendengar kepolosan, ketidaktahuan dan ke tidak pedulian mereka akan hidup mereka yang semakin jatuh dan terpinggir kan oleh kehidupan yang dibentuk oleh Negara dan Kapitalis.
Dan ketika saya mengendarai motor butut saya dimalam hari, dikala pulang kerumah dan menerobos hujan gerimis di kota yang semakin ingin meniru Ibukota ini. Diam-diam hati kecil saya berkonspirasi dengan akal pikiran saya dan memaksa saya untuk bergumam: Jangan tinggalkan mereka, berjuanglah bersama-sama, karena kapitalisme dan Negara semakin romantis. Sedangkan raja-raja kecil semakin banyak berkeliaran. Bisa apa mereka, Rakyat Miskin kota yang malang.
Panjang Umur perjuangan Rakyat Miskin. Kami bersamamu. Jangan menyerah.
Diposkan oleh ndus di 3:11 AM 0 komentar
Friday, November 9, 2012
Rain, please drops....
Langit malam ini warnanya memerah. Biasanya akan turun hujan. Sore
kemarin, hujan juga turun meski hanya sebentar. Kemarin pagi juga, tapi
cuma sebentar. Yah, rupanya bulan november ini datang dengan sebuah
kabar. Bahwa, musim penghujan akan datang "tepat waktu". Mengobati
kerinduan akan hujan setelah beberapa lama kota ini dilanda musim panas
yang berkepanjangan.
Mendengar kedatangan musim hujan,
artinya kita harus bersiap-siap menyambutnya. Menyambutnya dengan
selalu siap sedia akan banjir, jalan-jalan yang tergenang sampai
ketersediaan jas hujan didalam bagasi motor. Meskipun sebenarnya puncak
musim hujan akan datang pada bulan berikutnya, yaitu Desember. Tapi tak
apalah jika kita mengantisipasinya dari sekarang. mengingat November
sudah mengirimkan sinyal musim penghujan dengan suara-suara gunturnya
yang menggelegar kemarin sore meskipun hujan tidak terlalu deras
datangnya.
Dibalik berita umum mengenai banjir dan
jalan-jalan yang tergenang air hujan. Sebenarnya musim hujan juga dapat
mengobati "kegerahan" hati dan pikiran yang panas. Meskipun hanya
berandai-andai saja. Melihat rintik-rintik ataupun lebarnya hujan yang
turun melewati atap rumah membuatku tersenyum. Seakan-akan merasakan
sesuatu yang menyegarkan. Sebut saja itu Melankolia. Saya sedang
merayakan melankolia ini sebelum masa-masa perang akan datang kembali.
Saya akan merayakan awal musim hujan ini dengan secangkir teh ditemani
beberapa buku yang siap disantap sambil menikmati gemiricik air hujan
yang turun melalui atap diteras kamar. Atau mungkin setelah hujan reda
ada baiknya merayakannya dijalan-jalan kota yang telah basah karena diguyur
air hujan sambil menghirup baunya yang khas. Jika sempat atau kondisi
memungkinkan, mendapatkan sekaleng beer sebagai teman dijalan juga ide
yang bagus.
Akh, entah apa yang saya tulis ini. Saya
terlalu merasakan melankolia yang terlalu dalam. Sekaligus sedang
menyalakan kembali api didalam hati untuk sebuah langkah yang saya
pikir benar. Hmmm, tidak ada salahnya jika saya memutar lagu efek rumah
kaca yang berjudul Desember lebih awal :)
Diposkan oleh ndus di 8:36 AM 0 komentar
Wednesday, October 17, 2012
Blengasblengus
Eh, Hujan jon.
Yoi Dul, hujan.
Kenapa jarang kelihatan, jon?
Kan lagi sering-seringnya hujan dul, hehehe
Kemarin-kemarin belum hujan. Kok jarang kelihatan. Apa lagi ada proyek?
Proyek? Proyek Babi. Hhhhaha
Stock banyak rupanya?
Stock? Stock Babi. Hahahha
Alaaah, alasan kau jon.
Akh, banyak cincau ku dul. Ini bakar sana !!!
Diposkan oleh ndus di 7:49 PM 0 komentar
Tuesday, September 25, 2012
Hmmmm
Kemarin saya baru saja khatam membaca bukunya Mitch Albom yang berjudul "Have a little faith". Seperti buku Mitch yang lain. Isi buku ini merupakan kisah nyata yang dia alami sendiri. Berawal dari seorang rabi yang bernama Albert Lewis yan meminta Mitch untuk membacakan Eulogi dihari pemakamannya kelak. Tapi saya bukan mau mereview dan meresensikan buku ini disini. Meskipun sebenarnya banyak hal yang saya bisa petik, pelajari (atau apapuun istilahnya) dari buku ini. Bukannya juga saya akan menjadi Yahudi atau apapun. Saya tidak akan menjadi apapun, tidak.
Meskipun isi buku ini sudah menarik dari halaman awal hingga akhirnya. Saya tertarik atau mungkin khususnya tertarik diisi buku ini pada halaman epilognya. Sebuah pertanyaan Mitch kepada Albert lewis. Yang isi dan inti dari pertanyaan itu mengenai percakapan manusia (yang diibaratkan adalah Albert lewis) bersama Tuhan.
Isi percakapannya kira-kira begini:
Sang manusia berkata. Tuhan, aku telah melakukan banyak kali kebaikan di Bumi. Aku telah mencoba mengikuti ajaran-ajaran-Mu dan menyebarkannya. Aku telah mencintai keluargaku. Aku sudah jadi bagian dari komunitas. Dan menurutku aku sudah cukup baik terhadap manusia. Maka, Tuhan yang ada di surga, untuk semua itu, apakah pahalanya?
Mitch: Dan menurut anda (AL) apa yang akan dikatakan Tuhan?
Sambil tersenyum, Al menjawab:
Tuhan akan mengatakan, Pahala? Pahala apaaan? Memang semua itulah yang seharusnya dilakukan !!!
#Hmmmm, Yeah. memang sebenarnya yang harus kita lakukan adalah berbuat kebajikan terhadap sesama manusia. Pahala, surga atau apapun namanya janji-janji itu, sebaiknya tidak usah diambil pusing. Hah, sudahlah.
Diposkan oleh ndus di 11:24 AM 0 komentar
Tentang ini itu yang tidak penting
Kau tak perlu susah-susah mengikuti ku untuk tidak makan di tempat-tempat seperti KFC, Mcd atau semacamnya. Tidak perlu juga repot-repot untuk mengetahui musik apa yang saya dengarkan. Tidak juga harus berpusing ria untuk mencoba mengerti buku apa yang saya baca. Tidak perlu juga bersusah hati memikirkan saya mengenai apa yang saya kerjakan. Tidak perlu kiranya juga memasang perangkap prasangka buruk kedalam hati dan pikiran kalian mengenai isi pikiran saya, komitmen saya ataupun keyakinan saya terhadapa sesuatu. Itu semua tidak penting bagi kau maupun kalian.
Karena saya pun tidak punya waktu yang banyak untuk menjelaskan kepadamu atau kalian mengenai itu semua. Dan biarkan kita sepakati itu semua sebagai hal-hal yang tidak penting untuk ditanyakan. Cukuplah saya sendiri yang mengatakan itu penting. Ok, kurasa ini semua sudah cukup. Larang-melarang itu sudah basi dan membosankan, janganlah sampai kau juga menjadi membosankan.
Saya harap ini semua hanya lelucon. Yah, tentang kejadian kemarin itu.
#haha
Diposkan oleh ndus di 10:17 AM 0 komentar
Monday, September 10, 2012
Start today atau forget it atau fukk it, haha
Hari sial. hari itu benar-benar ada. Saya sudah mempercayainya sejak beberapa tahun yang lalu.
Seberapa kecil kesialan yang kau dapatkan di hari-hari mu. Hari sial tetaplah hari sial. Sama seperti berita buruk yang kau dapatkan. Mau sehalus bagaimanapun cara penyampaiannya, berita buruk tetaplah berita buruk. Dan berita buruk juga termasuk hari sial.
Oleh sebab itu, semuanya. Yang pernah, yang sedang dan akan saya dengar atau dapatkan nanti yang berbentuk kesialan-kesialan itu akan saya anggap hanya sebagai sekedar lucu-lucuan saja. Lelucon konyol yang akan saya transformasikan kedalam wahana menghibur diri yang sudah terlalu lapuk dimakan oleh istilah yang bernama kebosanan akut. Haha
#alaah.
PS: Ini bukan curhat apalagi aforisme. Ini hanya celoteh singkat disiang hari yang muncul begitu saja tanpa sebab dan saya yakin tidak menimbulkan efek apapun kepada yang membacanya.
Diposkan oleh ndus di 11:16 PM 0 komentar
The "Thing" is a Joke.
Akhir-akhir ini saya lebih banyak menghabiskan waktu dirumah saja. Tidak ada aktivitas berat yang saya lakukan. Lebih banyak mengingat-ngingat pengalaman-pengalaman dan hasil olah pikir yang pernah diterapkan di otak mulai dari jaman SD sampai lulus kuliah kemarin. Dan apa hasil dari mengingat-ngingat itu? jawabannya adalah tertawa! Haha. Lucu juga mengingat-ngingat itu semua. Mulai dari "ribuan" pengalaman konyol ala anak SD yang selalu dirindukan. Kisah ABG tingkat SMP yang baru mengenal cinta dan musik beserta ehem alkohol dan gerombolannya. Berlanjut ke masa-masa high school bertitel SMA dimana tindakan konyol nan berbahaya akan dimulai dari sini. Ahhh, siapa pun yang pernah melewati semua fase ini akan merindukan saat-saat itu. Dan saya pun tertawa mengingat semua itu. Entah itu pengalaman yang bersifat senang maupun sedih!. Semua terasa seperti lelucon saja.
Lalu berlanjut mengingat-ngingat ke masa-masa dunia kampus. Masa-masa penuh gejolak jiwa dan pikiran. Campur-campur. Alcohol every day. Masuk lebih jauh ke dunia musik dan tongkrongan bawahatanah tanpa meninggalkan identitas seorang mahasiswa dari kampus yang melahirkan "tangan-tangan kanan" kapitalis. Haha. Aneh juga saat itu, aah bukan aneh tapi lucu. Berpikir dan berteriak keras menentang kapitalisme padahal saat itu saya dan "mereka" mengenyam dan memburu ijazah dikampus yang melahirkan tangan-tangan kanan kapitalis. Hahhaa. Tertawa lagi. Hahaha
Lalu masuk ke tahap akhir kuliah, melakukan apa saja kecuali melakukan "suap" atau sogokan kepada para pengajar. Mungkin ini adalah salah satu sikap yang saya bawa sampai sekarang. Tapi sikap ini juga tetap membuat saya tertawa kalau mengingatnya. Meskipun tidak bisa dibanggakan, tapi saya harap sikap itu akan terus melekat didalam badanku ataupun tetap melingkar di balik bajuku. Seperti seseorang yang sedang berganjasmara di lagu The Hotdogs.
Lalu masa kuliah berakhir, masuk kedunia kerja. Sikap anti "suap" masih saya bawa. Saya masih tertawa kalau mengingatnya. Dan buntut dari sikap itu, saya keluar dari pekerjaan yang bagi beberapa orang adalah "high level". Haha.
Diluar dari semua itu. Hal dan pengalaman lain yang membuat saya tertawa kalau mengingatnya adalah, hmmmm. Oke, mulai dari kisah cinta konyol yang tak kesampaian, mabuk konyol yang memalukan, hari sial yang hampir memberikan tiket gratis dihotel prodeo, pengalaman-pengalaman mendaki gunung, bermain bersama band menyebalkan tapi tetap dirindukan, berdebat konyol dengan beberapa teman dan yang paling memalukan dan menyebalkan adalah masalah yang terjadi dilingkup organisasi kampus yang saya tumpangi. Haha, ini yang pailing lucu. Hahha
Berdebat dengan diri sendiri juga merupakan hal yang lucu. Gila? ahhh ini bukan gila. Hanya keisengan dalam menghabiskan waktu dimusim panas yang membosankan. Hahha
#Semua ini benar-benar "hanya" sebuah lelucon.....
Hahaha
To be continued....
Diposkan oleh ndus di 11:35 AM 0 komentar
Friday, August 31, 2012
Saya baru tahu, dan benar-benar meng-amini kalau rasa bosan dan tidak peduli itu bisa bersumber dari orang-orang disekitarmu. Entah kenapa, rasa-rasanya saat sekarang rasa bosan plus kecewa itu datang lagi. Tapi tidak menyerang secara frontal, sekedar meneror. Tapi sama saja rasanya.
Saya pikir, orang-orang didekat ku terlalu banyak melarang-larang dan marah. Saya tidak bisa melihat alasan mereka secara jelas. Dan seperti biasa saya tidak terlalu ambil peduli. Tapi, selalu saja ada efek yang ditimbulkan. Muak.
Ah, saya ingin sekali naik gunung lagi. Bepergian keluar juga mungkin menjadi solusi yang tepat. Mungkin minggu depan.Setelah urusan tidak penting ini semua selesai :)
Diposkan oleh ndus di 12:33 AM 0 komentar
Monday, August 27, 2012
Yess I bet we’re running out of gas
Cause everyone fall for their first crash
Still hope this mountain build for last
But someone out there says it’s a no!
Heaven hell says it is a no!
Cause everyone don’t want to be grow old
They like grow up slowly as possible
And all you have to do just climb….
Over my mountain and close your eyes
And I’ll be there
No matter there is a yess or no
Cause I hope you’ll be the brightest one
Cause I hope you’ll be the greatest one
Ooh what it’s all about?
And I don’t care about
But I hope that you’ll still be mine !
-#YESS - Polyester Embassy
Diposkan oleh ndus di 12:45 AM 0 komentar
Friday, August 17, 2012
Melankolia masa balita
The thoughts you've locked away
When tomorrow comes you'll wish
You had today
And as we sit here alone
Looking for a reason to go on
It's so clear that all we have now
Are our thoughts of yesterday
If you're still there when it's all over
I'm scared I'll have to say
That a part of you has gone
Since yesterday
And as we sit here alone
Looking for a reason to go on
It's so clear that all we have now
Are our thoughts of yesterday
Well, maybe this could be the ending
with nothing left of you
A hundred wishes couldn't say
I don't want to
And as we sit here alone
Looking for a reason to go on
It's so clear that all we have now
Are our thoughts of yesterday
It's so clear that all we have now
Are thoughts of yesterday
#Strawberry Switchblade - Since yesterday
Diposkan oleh ndus di 3:16 PM 0 komentar
Thursday, August 9, 2012
Melancholichild
Nostalgia masa-masa kecil bisa saja muncul begitu saja, kapan saja, dan dimana saja. Tidak peduli berapa umur kita sekarang, memori-memori tentang masa kecil bisa merasuk kembali ke saraf otak kepala yang sudah semakin tercemar dengan pikiran-pikiran konyol dewasa kita. Yah, dulu juga sewaktu kecil kita mengeluarkan pikiran-pikiran konyol. Tapi konyol sewaktu kecil dengan konyol sekarang jauh berbeda. Haha.
Seperti saya, sering kali merasa dirasuki masa kanak-kanak jika mendengar musik-musik tahun 70-80-90an. Entah mengapa, mungkin dulunya orang-orang dirumah suka memutar lagu-lagu jadul tersebut. Entah mengapa pula saya bisa begitu akrab dan melankolis dan menjadi merinding hangat ketika mendengar Bob marley atau nat king cole bernyanyi. Padahal saya tidak ingat pernah mendegarnya sewaktu kecil atau tidak. Memori saya langsung saja tertuju pada saat saya masih kanak-kanak disebuah rumah yang sederhana, diantara para ibu-ibu dan bapak-bapak yang baik, kawan-kawan sepermainan dan teman-teman kakak saya yang dulu sering bertandang dan menjahili saya.
Dan kemarin, secara tidak sengaja saya mencium bau rumput atau bau alang-alang di musim panas. Bau khas yang tidak asing, sering kali saya jumpai ketika masih kecil dulu. Dulu disekitaran rumah saya yang sekarang banyak terdapat tanah lapang. Disamping dan dibelakang rumah terdapat lapangan atau mungkin bisa disebut sawah-sawah kering yang banyak ditumbuhi rumput dan alang-alang . Sebelum tanah-tanah itu didirikan bangunan rumah seperti sekarang, dulu bersama beberapa teman sepermainan, saya sering kali bermain bola atau sekedar bercanda gurau di situ. Tidak peduli waktu, cuaca atau omelan dari mama saya yang begitu ekstrimnoiseterror, saya tetap saja bermain atau tidur-tiduran di rumput-rumput itu. Itulah mungkin, saya jadi begitu akrab dan menjadi begitu melankolis ketika ingatan akan bau alang-alang itu muncul kembali.
Sore itu cuaca sangat cerah, puncak musim panas yang menyenangkan.
Saat yang tepat untuk bermain di tempat terbuka
Layang-layang sudah banyak menghiasi langit disekitaran rumah
Teriakan bocah-bocah kecil yang bermain bola terdengar riuh disana
Beberapa anak sedang asik berkejar-kejaran,
Tertawa sambil tidur-tiduran diatas rumput dan alang-alang yang sudah rubuh,
Semua terasa riang dan gembira. Ringan tak ada beban. Lepas.
Bau rumput dan alang-alang itu mengakrabkan semua.
Sampai bau rumput dan alang-alang itu tertutup semen-semen dan pondasi bangunan.
Dan lingkungan pun menjadi padat, kotor.
Orang-orang primitif berdatangan dan membuat rusuh.
Teman-teman pun menghilang entah kemana.
Ada yang berubah.
Kerja dan kawin, banting tulang kata beberapa.
Semprul.
Dan tanah lapang itupun hilang beserta rumput dan alang-alangnya.
Baunya juga. Bau terbaik yang pernah ada.
Diposkan oleh ndus di 2:01 AM 0 komentar
Sunday, July 15, 2012
Bruksssy
Kembali lagi ke kalimat "persaingan". Entah mengapa saya sedikit sensitif dengan kalimat ini. Apakah orang-orang mesti bersaing dalam hal menempatkan diri kedalam sebuah tingkatan "kelas". Saat saya pulang kerumah kemarin dari perjalanan saya mendaki gunung. Saya kembali dihadapkan dengan kata "persaingan". Kata-kata yang ditembakkan secara membabi buta oleh orang-orang terdekat.
Entah kalian mencibir atau tidak, saya bukannya orang yang anti pekerjaan. Tapi, dongeng konyol tentang persaingan sepertinya tidak perlu kita masukkan ke dalam otak kita. Hidup akan menjadi santai tanpa adanya persaingan. Persaingan hanya akan membawa kita ke sebuah bencana. Perang, kerusuhan, menyakiti orang lain, membunuh, mencaci orang lain sampai menghujat alam yang merupakan muntahan dari setan paling memuakkan yaitu "persaingan".
Jadi, kalimat apa yang sebenarnya pas buat kehidupan ini?
Hmmm,
Hidup adalah tentang menghormati dan menyayangi orang lain, bersenang-senang dan juga "perang". Haha
atau seperti kata The Hotdogs,
"lakukan apa pun yang ingin kau lakukan, dan persetan dengan persaingan. Persetan menang dan kalah, persetan dengan segalanya"
Diposkan oleh ndus di 10:47 PM 0 komentar
Monday, June 18, 2012
Saturday night, Ok
Malam itu, disebuah minimarket waralaba yang sedang naik daun di kota ini berubah menjadi tempat yang saya akan juluki tempat paling terkeren atau terbaik setidaknya untuk malam itu. Kenapa bisa? yah kenapa bisa, itu adalah pertanyaan yang pas buat kau tanyakan padaku. Ditempat itu, disebuah stage kecil dengan kapasitas sound tidak terlalu mewah 4 orang yang mempunyai band punk dan telah mempengaruhi hidup saya dengan lagu-lagunya kembali terlihat, tepatnya mungkin kembali "latihan" seperti yang dikatakan oleh vokalisnya. Butuh waktu yang lama untuk melihat band in kembali bermain. Untuk band yang saya kagumi seperti mereka, saya sangat antusias melihat mereka kembali perform. Tidak peduli dimana lagi mereka bermain, yang jelas saya senang melihat mereka kembali bernyanyi. Dibuka dengan lagu Not Available (Little Lunatic) mungkin menjadi "curhat" mereka kepada pendengar. dilanjutkan dengan Ganjasmara, sebuah anthem tentang kerinduan akan "sesuatu" yang lama tidak kelihatan. Lalu dilanjutkan dengan lagu dari Long Beach Dub Allstars (lupa judulnya) yang mempunyai makna kira-kira bahwa punk bisa juga berbahaya walaupun tampilan mereka berbeda daripada yang lain. Dan terakhir ditutup dengan Nofx (Eat The Meek) mungkin sebagai jawaban "kekalutan" mereka akan keeksisan mereka, mungkin. Yah, mereka adalah The Hotdogs. Band yang memberikan banyak pengaruh bagi orang-orang seperti saya, mungkin. ahh entah siapa orang-orang itu.
Satu hal yang ingin saya katakan adalah hal terbaik yang saya lakukan sebelum bepergian meninggalkan kota ini adalah melihat The HotDogs kembali "latihan" :)
Diposkan oleh ndus di 9:39 AM 0 komentar
Friday, June 8, 2012
Entahlah
Yah Selamat !
Selamat anda berhak mendapat omelan dan gunjingan saat bangun dari tidur nanti
Selamat juga karena anda sebentar lagi akan merasa "kecil"
Selamat selamat selamat
Selamat datang kemalasan, selamat datang hari tua, selamat datang kembali kemenangan
Selamat karena stock hari ini berlimpah
persediaan brand dari mars juga cukup
Selamat !
Diposkan oleh ndus di 1:56 PM 0 komentar
Wednesday, May 30, 2012
free day, and every day
Hari tanpa rokok. kalau kau tidak bisa, jauhkan asap rokok mu dari orang-orang yang tidak merokok dan anak kecil.
Wahai para korporasi rokok tai ngenek, marlboro man ataupun class mild man. Jauhkan asap rokokmu dari kami dan anak-anak kecil.
Tanah dan udara ini sudah terlalu kotor dengan politikus dan puntung-puntung mu dan sudah terlalu sesak dengan omong kosong-omong kosong partai dan asap tidak penting mu.
Diposkan oleh ndus di 10:34 PM 0 komentar
Monday, May 28, 2012
Just (ordinary) day
Hari kemarin menjadi bukti bahwa waktu memang cepat berlalu, haha. Rasa- rasanya saya baru saja melewati bulan mei tahun lalu, saat dimana saya bergelut dengan jatuh bangun mencari "nilei-nilei" di bangku kuliah.
Tapi hari kemarin sama seperti tahun lalu datang lagi tapi dengan suasana yang berbeda. Sekarang saya sudah berlisensi strata satu dan mantan pekerja kerah putih (yah mantan).
Bagi saya bulan mei adalah salah satu diantara bulan-bulan dalam satu kalender yang saya anggap paling keren. Saya lahir dibulan ini, dan biasanya di bulan ini saya merasakan gejolak paling membara, meluap dan terbakar dalam diri, haha. Termasuk ketika saya berhasil keluar dari status eksmud pada tanggal 1 mei kemarin, yah May day !.
Dan rencana-rencana untuk melakukan perjalanan (get lost?) pun dirancang pada bulan ini.
Tidak ada party hura-hura tokipan atau ganjos seperti dulu lagi. Hari sudah berganti, suasana juga sudah lain. Tidak masalah, inilah yang saya cari. memilah-milah kesenangan dan mencari kebenaran. Kebenaran.
Dan dengan banyaknya ucapan selamat yang muncul melalui sms ataupun ucapan dari media jejaring sosial lainnya. Saya percaya, saya masih mempunyai teman yang dulu walaupun saya merasa saya semakin menjauh.
Hmmm. Terakhir saya hanya mau bilang terima kasih buat yang kasih buku. Bukunya bagus :).
Yo wes, i am fukin 24 years old now, and i want to get lost next month. And go anywhere !
Forever young forever punx. Panjang umur para pembangkang.
Diposkan oleh ndus di 7:52 PM 0 komentar
Friday, May 18, 2012
Perang yang mana ?
Maki sana maki sini
Sampai tak sadar, makian itu ternyata mengarah kepada diri sendiri
Mendapati diri berada dalam pihak musuh bukanlah lagi hal yang patut dipertanyakan
Hanya karena keasikan memaki sehingga lupa arah kemana arah busur itu harus di layangkan
Alibi di tolak, karena sudah jelas "kita" semua pembual
Musisi juga pembual juga menjual
Radikal ? pemberontakan ? simbol ? uhh, tolong tunjukkan dimana alamat Mall terdekat di kota ini
Ketika yang dahulu kau yakini kini tak lagi memuaskanmu
Maka keluarlah.
Ciptakan keyakinanmu sendiri.
Bubarkan perang itu dan ciptakan yang baru
Karena pembangkang kelas teri seperti kita tak akan pernah punah
Diposkan oleh ndus di 10:06 PM 0 komentar
- Adi The Hidrasi
- Ahmad Punk
- Alvidha
- AntyCopyright
- Belantara Indonesia
- Betterday Zine
- CxEx
- Deathrockstar
- Diyan Wirayuana Syam
- Drunken Poets
- Fami Redwan
- JakartaBeat
- jelaga tak bertepi
- Kontinum
- Kontinum
- Lastbark
- Lulabi Penghitam Langit
- Music Split
- Nanu Betterday zine
- Quiet Blog For Silent Wars
- Swedesplease
- Thomas Stone Blind
- Total Wired
- Wasted Rockers
- xTUFFLOVEx